
Penulis: Miyuki Inoue
Tebal: 183 halaman
Penerbit: Elex Media Komputindo, 2007
BUKU non-fiksi karya seorang pelajar asal Jepang ini sangat menarik. Miyuki Inoue, cewek kelahiran tahun 1984 ini menceritakan kisah hidupnya yang tragis dan penuh perjuangan dengan berani. Dari mulai membaca buku ini, kamu mungkin akan diliputi suasana haru, karena perjuangan Ibu Miyuki yang sedang hamil muda, tiba-tiba harus menghadapi kenyataan pahit –ayah bayi yang dikandungnya meninggal dunia karena kecelakaan.
Akibat tragedi itu, kandungan ibu Miyuki harus segera dikeluarkan. Lahirlah Miyuki yang waktu di dalam kandungan baru berumur 5 bulan. Waktu yang kurang lama dalam kandungan membuat Miyuki agak sulit bertahan hidup, apalagi dokter yang menangani Ibu Miyuki sempat menganjurkan untuk menggugurkan kandungannya. Untunglah, hal itu enggak terjadi. Tapi dengan risiko Miyuki harus mendapat perawatan ekstra di rumah sakit sampai seluruh organ tubuhnya kuat untuk bertahan hidup.
Untungnya, Miyuki bisa selamat meski harus kehilangan penglihatannya. Ia tumbuh menjadi gadis cilik yang kuat, berkat tempaan keras ibunya. Ibu Miyuki mendidik dan membesarkan Miyuki sama seperti anak normal lainnya. Konflik muncul saat Miyuki merasa ibunya enggak menyayangi dirinya. Mereka bertengkar dengan hebatnya, tapi mereka berdua pula yang merasakan perjuangan untuk bisa bertahan hidup.
Meski dalam keadaan serba kekurangan, Miyuki memiliki percaya diri tinggi hingga ia bisa melakukan hal-hal yang sedikit sulit untuk dilakukan oleh mereka yang buta. Buku ini baik untuk kamu yang pernah merasa paling menderita di dunia ini hanya karena hal sepele. Perjuangan Miyuki untuk bisa seperti anak normal, seharusnya bisa dijadikan panutan oleh pembaca buku ini. Nothing is impossible…
0 komentar:
Posting Komentar