Penelitian "Fruit Leather" Si Lembar Tipis Bergizi

KALAU diartikan berarti kulit buah, tetapi sebenarnya bukan dari kulit buah. Makanan kecil yang berasa manis ini malah belum terdengar gaungnya di pasar Indonesia.

Usia anak-anak sampai dewasa, siapakah yang tidak suka mengonsumsi makanan-makanan yang disebut camilan? Aneka ragam bentuk dan rasa dari makanan olahan tidak susah dicari di toko-toko swalayan. Akan tetapi, pernahkah Kawan mendengar fruit leather?

Kalau diperhatikan sekilas pandang, jenis makanan ini seperti terbuat dari kulit buah-buahan yang dikeringkan. Lagipula arti harfiah leather jika diterjemahkan menjadi kulit. Padahal, sebenarnya makanan olahan ini bukan dari kulit buah.

Makanan seperti ini, menurut tulisan Marleen Herudiyanto, dosen dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad, telah banyak diproduksi di Amerika, India dan negara-negara lainnya. Perkembangan penjualan fruit leather sedang meningkat di Amerika dan Eropa Barat, sedangkan di Indonesia fruit leather masih belum diproduksi secara komersial.

Karena masih jarang terdengar di Indonesia, pada saat dipamerkan, produk ini menarik perhatian konsumen Indonesia. Tahun lalu, kawan-kawan dari FTIP Unpad memenangi sebuah kontes makanan etnik tahun lalu. Kontes itu diselenggarakan oleh Dinas Indagro Provinsi Jawa Barat.

Teorinya, fruit leather merupakan salah satu produk manisan kering dari buah-buahan yang diawetkan dengan gula pada konsentrasi tertentu. Menurut Marleen, fruit leather mempunyai keuntungan tertentu yaitu daya tahan simpan yang cukup tinggi, mudah diproduksi dan nutrisi yang terkandung didalamnya tidak banyak berubah. Selain itu, biaya penanganan, pengangkutan, dan penyimpanan relatif rendah karena lebih ringan.

Merunut pada definisi yang diberikan, produk ini bukan berasal dari kulit buah. Namun, buah-buahan, umumnya buah-buahan tropis, yang dibuburkan, lalu diolah hingga membentuk lembaran tipis dengan tekstur yang plastis, rasanya manis tetapi masih memiliki cita rasa khas buah yang digunakan, yang dihamparkan di atas loyang dan dikeringkan dalam oven pada suhu 50-600 C. Jenis buah-buahan yang telah diuji coba untuk jenis produk ini di antaranya stroberi, jambu biji, campuran mangga dan wortel, campuran labu kuning dan nenas.

Sekar Dianie S., salah satu mahasiswa yang ikut memamerkan fruit leather tahun lalu, telah berkali-kali melakukan percobaan campuran mangga kweni dan wortel. Tambahan wortel merupakan cara untuk mendapatkan warna menarik yang akan berpadu dengan aroma kweni yang menjadi produk olahan utamanya. "Sudah tidak perlu lagi ada zat pewarna lain," kata mahasiswa yang tengah menyusun laporan skripsinya ini.

Kalaupun ada tambahan zat lainnya, katanya, berupa gula sebagai pemanis dan gliserol yang membuat teksturnya lebih plastis. Menurut dia, gula, dalam konsentrasi tertentu, bisa menjadi unsur yang mengawetkan secara alami karena bisa mencegah mikroorganisme.

Pada pengolahan jenis buah yang lain, seperti stroberi, yang dilakukan oleh Febby Megasari, ditemukan manfaat vitamin yang tidak sedikit pada olahan stroberi. Setelah diolah, vitamin C pada buah itu meningkat menjadi 99.275 mg per 100 gram. Peningkatan itu terjadi pada saat pengeringan. Saat pengeritang terjadi, ada proses padatan dari gula, asam, serat, vitamin, dan mineral dari komposisi bahan yang digunakan.

Padahal, merunut data penelitian Febby yang mengutip data Departemen Kesehatan, kadar vitamin C pada stroberi segar adalah 60mg/100 gram. Kebutuhan harian vitamin C pada umumnya yaitu 45-75 mg per hari, yang berarti asupan ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi 50 g fruit leather stroberi.

Selain itu, untuk produk olahan stroberi ini memberi keuntungan ekonomi yang lumayan. Dari sekitar Rp 125,00 per gram, dapat menghasilkan keuntungan 30%. Estimasi harga jualnya Rp 175,00 per gram. Harga ini lebih murah dari produk impor sejenis sekitar Rp 300,00 per gram.

"Karena prospeknya bagus, pengen juga ya… suatu hari bikin produk massalnya sendiri," kata Sekar.

Di Balik Rahasia Kehidupan



Judul : Rahasia
Judul Asli : The Secret
Penulis : Rhonda Byrne
Alih Bahasa : Susi Purwoko
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : III, Oktober 2007

"Rahasia memberikan segala sesuatu yang anda inginkan, kebahagiaan, kesehatan, dan kekayaan." (Bob Proctor, Filsuf & Pengarang buku You Were Born Rich)

DUNIA ini penuh dengan rahasia kehidupan yang diwariskan secara turun temurun selama berabad-abad melalui tangan-tangan para peneliti, teolog, ilmuwan, maupun para filsuf besar. Jika rahasia itu digali dan dihayati lebih mendalam, dipercaya akan memberikan kesadaran adanya keagungan sejati dalam hidup ini. Rhonda Byrne, sang penulis buku, berbaik hati melacak dan mencari keberadaan rahasia dengan mempelajari sejarah yang ada. Kemudian, merangkumnya, untuk disajikan ke hadapan kita.

Mungkin, Anda bertanya-tanya, sebenarnya apa gerangan yang dimaksud dengan "rahasia" yang disebut-sebut Rhonda Byrne sebagai kekuatan terbesar dalam meraih kesuksesan itu. "Rahasia" adalah sebutan untuk suatu bentuk ajaran, nasihat, atau wejangan baik tertulis maupun tidak tertulis. Ajaran ini didapat dari berbagai belahan dunia, berdasarkan pengalaman dan penelitian ilmuwan, peneliti, teolog, dan filsuf besar dunia.

Tak tanggung-tanggung, ilmuwan dari berbagai profesi seperti dokter, guru seni, ahli metafisika spiritual, penulis, ahli fisika kuantum, ahli filsafat, pebisnis, bahkan mantan anak jalanan pun didaulat untuk turut menyumbangkan pemikirannya. Pemikiran yang merupakan dasar kekuatan menuju sukses.

Intisari yang dapat diambil dari buku ini adalah rahasia kesuksesan orang yang biasanya datang dari tempat tak jauh dari lingkungannya. Alam semesta ini dinilai kaya akan hukum-hukum alami. Jika saja setiap orang sadar akan keberadaan rahasia berupa hukum-hukum alam tersebut dan mampu memanfaatkannya sebaik-baiknya, niscaya kesuksesan ada di depan mata kita.

Rahasia pertama yang dibagi Rhonda adalah adanya hukum tarik-menarik. Hukum ini merespons pikiran kita. Jika kita memikirkan suatu pikiran, hukum tarik-menarik segera mendatangkan lebih banyak pikiran serupa kepada kita. Jadi, apa yang sedang kita pikirkan saat ini menciptakan kehidupan di masa depan. Kehidupan yang baik atau buruk tercipta lewat pikiran-pikiran kita. Pikiran kita adalah benih dan panen yang dipetik akan bergantung pada benih yang ditanam. Hukum tarik-menarik sekadar memantulkan dan memberikan kembali apa yang kita fokuskan dalam pikiran kita, tanpa memperhitungkan adanya kata penolakan.

Perasaan-perasaan kita diibaratkan sebagai suatu mekanisme umpan balik mengenai apakah kita sedang berada di jalur yang benar atau tidak. Singkatnya, pikiran-pikiran kita adalah penyebab utama dari segala sesuatu. Jika kita sedang memikirkan pikiran-pikiran baik, kita akan menerima pantulan komunikasi dari semesta yang mengatakan bahwa keadaan kita saat itu sedang dalam keadaan baik.

Sebaliknya, jika kita memikirkan pikiran-pikiran buruk, kita akan menerima pantulan komunikasi yang mengatakan bahwa keadaan kita saat itu sedang dalam keadaan buruk. Hati-hatilah jika pikiran buruk dibiarkan menguasai perasaan Anda. Pikiran buruk dapat menyebabkan Anda terperosok makin jauh ke dalam kesedihan. Kesedihan akan membawa pergi kesuksesan yang ingin diraih.

Beberapa pemikir besar dari masa lalu mengacu hukum tarik-menarik sebagai hukum cinta. Salah seorang penganut hukum ini adalah Charles Haanel. Ia seorang pebisnis Amerika yg semasa hidupnya (1866-1949) aktif juga menulis buku The Master Key System. Menurut Haanel, tidak ada kekuatan yang lebih besar di semesta ini selain kekuatan cinta. Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang dapat kita pancarkan. Semakin besar cinta yang dirasakan dan dipancarkan, semakin besar kekuatan yang bisa dimanfaatkan.

Satu hal yang perlu dilakukan adalah jangan pernah terjebak dan terpaku dengan kondisi lingkungan yang ada. Apalagi, jika kondisi di sekitar kita itu hanya mendatangkan kerugian dan angin negatif saja. Kesuksesan dapat diatur oleh diri kita sendiri. Hanya keinginan kuat dan pikiran positif yang dapat mengubah segalanya sesuai kemauan kita.

Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena banyak sekali pesan-pesan positif yang terkandung di balik setiap katanya. Hanya saja, sebaiknya luangkan waktu khusus anda untuk membaca buku ini. Membaca buku The Secret butuh konsentrasi tidak sedikit karena gaya bertuturnya yang kurang mengalir, cenderung melompat-lompat. Singkirkan juga sikap fanatik pada satu agama tertentu, karena buku ini dapat saja berguna bagi setiap orang tanpa memerhatikan kondisi suatu agama atau golongannya

Satu hal yang patut disayangkan, agaknya Rhonda hanya "menempelkan" berbagai petikan hasil wawancara atau kutipan kata-kata dari buku-buku yang ia baca. Rhonda rupanya tak mau bersusah payah menyusun kembali kata-kata tersebut menjadi kalimat yang mudah dimengerti pembacanya. Untungnya, kekurangan tersebut cukup terbantu dengan desain dan layout tiap halaman yang menarik dan penuh warna. Bagi Anda yang tak suka membaca, tak usah cemas ketinggalan berita. Anda dapat mencoba menonton versi filmnya yang ditata cukup apik.

Manfaat Tidur Siang


Tidak semua orang bisa tidur siang, padahal manfaat dari istirahat siang tersebut sangat banyak. Bahkan, penelitian terakhir mengungkapkan, tidur siang baik untuk mendongkrak ingatan. Pengaruh tidur siang jelas terlihat hasilnya untuk meningkatkan kemampuan mengingat hal-hal jangka panjang dan hal-hal yang bersifat penjelasan. Itulah temuan tim peneliti yang dipimpin Avi Karni, ahli ilmu otak dari Universitas Haifa, Israel, yang dipublikasikan jurnal Nature Neuroscience edisi terbaru. Memori jangka panjang biasanya tetap diingat seseorang selama bertahun-tahun, misalnya melihat terjadinya kecelakaan mobil di depan mata. Sementara itu, memori yang bersifat penjelasan, misalnya cara bermain drum atau video game. Penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh tidur dan ingatan menunjukkan bahwa tidur siang selama 90 menit paling ampuh untuk membantu otak mempertahankan ingatan jangka panjang. "Tidur siang hari memperpendek waktu bagi otak untuk mampu mengatasi gangguan dan kelupaan," ujar Karni. Selain pada saat tidur malam yang berlangsung normalnya 6-8 jam, konsolidasi ingatan di otak sangat baik bila dilakukan pada 90 menit tidur di siang hari.

Paul, Si Gurita Peramal Mati pada Usia 2,5 Tahun

MASIH ingat dengan Paul, si gurita yang menjadi superstar Piala Dunia 2010 karena jitu menebak setiap laga Jerman? Termasuk meramalkan Spanyol bakal jadi juara dunia dengan mengalahkan Belanda?

Taman Laut Oberhausen, Jerman, mengonfirmasi bahwa Paul telah mati di kolamnya dalam usia 2,5 tahun, Selasa (26/10) pagi waktu setempat.

Juru bicara Taman Laut Oberhausen, Ariane Vieregge, mengatakan, sebelumnya Paul tampak baik-baik saja, tetapi tiba-tiba ditemukan sudah mati di kolamnya. "Normal bagi gurita mati pada usia itu dan Paul meninggal karena sebab alami," ujarnya.

Gurita jenis Octopus vulgaris seperti Paul memang hanya mampu hidup tak lebih dari tiga tahun. Sebelumnya, Paul tinggal di Weymouth, Inggris. Lalu, dia pindah ke Taman Laut Oberhausen, Jerman.

"Selama hidupnya, dia sangat menikmati akuarium tempat dia tinggal. Paul juga telah membuat takjub dunia karena mampu memprediksi hasil pertandingan sepak bola dengan tepat," kata Manajer Sea Life, Stefan Porwoll.

"Kami semua tumbuh secara alami dan dia tentu akan dirindukan banyak orang. Mungkin, kami akan mengubur Paul di lingkungan Sea Life dan membuat monumen tersendiri," ujarnya.

Paul sempat menjadi bahan pembicaraan nomor satu di Twitter, dikenal dengan sebutan "Pulpo Paul". Para pengguna Twitter dari berbagai negara dan bahasa bercuap-cuap mengomentari Paul.

Paul selalu memprediksi kemenangan Jerman pada enam pertandingan, termasuk dua laga sensasional saat tim "Panser" menumbangkan Inggris 4-1 dan Argentina 4-0.

Namun, Paul secara mengejutkan memilih Spanyol yang akan menang saat lawan Jerman pada laga semifinal. Ternyata, ramalam binatang berkaki delapan itu benar.

Paul pun sempat dicaci-maki pendukung Jerman. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Paul mati dibunuh warga Jerman yang kecewa.

Sebaliknya, beberapa pengguna Twitter pendukung Spanyol sangat mengagumi kemampuan Paul. Bahkan, Pemerintah Spanyol menganugerahi Paul sebagai warga kehormatan Kota Carballino, Spanyol.

Paul pertama kali meramal pada Piala Eropa 2008. Ramalan Paul dua kali meleset. Pertama, pada babak penyisihan grup, 12 Juni 2008. Ketika itu, Paul meramal Jerman menjadi pemenang lawan Kroasia. Kenyataannya, Kroasia yang menang 2-1 atas Jerman.

Lalu, pada pertandingan final di Vienna, Austria. Sehari sebelumnya, 28 Juni 2008, Paul meramalkan Jerman jadi pemenang ditandai dengan Paul duduk di kotak berbendera Jerman sambil memakan kerang. Namun, keesokan harinya, striker Fernando Torres mampu menjebol gawang Jerman yang dijaga Oliver Kahn untuk membawa Spanyol tampil sebagai juara Piala Eropa.

Bagaimana cara meramal Paul? Manajemen Taman Laut Oberhausen menyediakan dua kotak yang ditandai dengan bendera tim yang akan bertanding. Lalu, Paul akan duduk di salah satu kotak untuk mengambil kerang dan memakannya. Kotak yang diduduki Paul yang akan memenangi pertandingan.

Beberapa stasiun televisi, termasuk stasiun televisi Jerman, NTV, selalu menyiarkan secara langsung aksi Paul dalam meramal. Penonton pun bisa melihat langsung aksi Paul tersebut.

Setelah Piala Dunia, banyak taman laut lainnya di seluruh dunia yang menawar Paul. Bahkan, seorang pebisnis Spanyol sempat menawar Paul sebesar 30.000 euro (Rp 343 juta) yang akan digunakan sebagai maskot acara berhubungan dengan keahlian memasak.

Namun, Taman Laut Oberhausen memutuskan tetap memelihara Paul sampai akhirnya si gurita peramal tersebut mati.

Jantung Mati Bisa Dihidupkan Kembali

Dunia kedokteran kembali membuat terobosan. Sebuah cara baru telah ditemukan, memungkinkan jantung yang sudah mati bisa dihidupkan dan berdenyut kembali. Terobosan ini menjanjikan penyediaan organ-organ transplantasi sesuai kebutuhan pasien penderita penyakit gagal jantung, ginjal, atau organ dalam tubuh lainnya.

Hanya saja, seperti dilansir jurnal Nature Medicine, jantung yang dihidupkan kembali itu bukan jantung manusia, melainkan jantung tikus. Para peneliti mengambil seluruh sel jantung yang telah mati dan hanya menyisakan struktur lunak jaringan kolegennya saja melalui teknik yang disebut deselulerisasi. Kemudian, para ahli menyuntikkan sel-sel yang berasal dari jantung tikus yang baru lahir.

Sel-sel baru dibiarkan tumbuh dan mengikat jaringan kolagen di atas cairan bernutrisi dalam ruangan khusus laboratorium. Selang empat hari, jantung tersebut terlihat berdenyut kembali. Para peneliti lalu menggunakan alat pacu jantung (pacemaker) untuk mengukur arah gerakan kontraksinya. Mereka juga merangsang jantung untuk memompa dengan mengalirkan cairan bertekanan ke dalamnya meniru aliran darah di dalam tubuh. Delapan hari kemudian, jantung yang dihidupkan kembali mulai dapat memompa cairan tersebut dengan sempurna. Sungguh menakjubkan.

"Kami yakin alam telah menciptakan alat-alat yang sempurna dan kami penasaran apakah ada cara di laboratorium untuk memberikan alat-alat yang dibutuhkan dan membiarkan alam bekerja," ujar Doris Taylor dari Pusat Penyembuhan Kardiovaskular Universitas Minnesota, AS. Alat yang dimaksud adalah jaringan kolagen, fibronacin, dan laminin.

Taylor yang bekerja sama dengan Dr. Harold Otto dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, AS, telah menggunakan metode yang sama untuk membuat jaringan pembuluh jantung, pembuluh darah, dan organ lainnya. Teknik ini suatu saat diharapkan dapat dipakai untuk membuat organ transplantasi dari sel-sel tubuh pasien sendiri sehingga penolakan tubuh terhadap organ transplantasi yang sering ditemui selama ini dapat dikurangi. "Harapannya kami dapat membuat organ yang sesuai dengan tubuh Anda," ujar Taylor.

Kompas Bekerja Berdasarkan Prinsip Magnet

Mulanya yang disebut kompas hanyalah benda berbentuk besi magnet, yang ditaruh di lempeng kayu mengapung di air. Kompas sederhana ini bisa menunjuk arah utara dan selatan, karena Bumi memang merupakan batang magnet raksasa. Hal itu diketahui dari penemuan bahwa sepotong besi atau jarum besi yang disentuhkan pada batu magnet selama beberapa lama, ternyata cenderung menunjuk arah utara-selatan. Pelaut Cina dan Eropa pada abad dua belas, termasuk pengguna kompas tradisional ini. Arah barat dan timur memang tidak ditunjukkan oleh jarum besi. Namun, jika sudah tahu arah utara dan selatan, tentu arah lainnya mudah ditebak.


TAK terbayangkan deh, apa jadinya kalau di dunia ini tidak ada kompas. Tanpa benda yang satu ini, pelaut bisa pusing bagaimana menentukan arah kapalnya. Maunya berlayar ke Prancis, tetapi bisa-bisa nyasar ke Garut deh...

Sobat, ada tiga jenis kompas yaitu yang bekerja berdasarkan prinsip magnet (kompas magnetik), giroskopik, dan mengandalkan posisi bintang atau matahari. Kompas magnetik adalah jenis tertua yang paling dikenal.

Berabad-abad kemudian, para teknisi Inggris melakukan sejumlah perbaikan pada kompas magnet. Perbaikan ini terbilang lambat. Sampai abad ketiga belas, wujud kompas baru berupa jarum dan peniti yang disangga batang besi dalam mangkuk kecil. Mangkuk itu hanya bertandakan arah utara dan selatan. Baru di abad berikutnya, tanda ini berkembang menjadi tiga puluh titik-titik arah di sekeliling mangkuk. Satu kartu dengan titik-titik arah menempel tepat di bawah jarum, sehingga kita dapat melihat arah dari atas kartu.

Abad tujuh b elas, bentuk jarum berubah menjadi jajaran genjang, seperti yang kini kita kenal. Para penemu lebih memilih bentuk seperti ini, karena mudah disangga. Pada 1745, Goldwin Knight penemu asal Inggris, berusaha memperbaiki bentuk jarum menjadi batang yang lebih besar, sehingga dapat dipasang di atas poros. Kompas hasil pengembangannya dikenal sebagai kompas Knight dan lebih disukai orang dibanding bentuk terdahulu.

Meski begitu, kompas Knight belum berisi air seperti bentuk kompas modern, sehingga lebih dikenal dengan kompas kering. Jarum pada kompas kering mudah terganggu oleh guncangan dan getaran, sehingga mengakibatkan kacaunya penunjukan arah.

Pada 1862 ditemukan kompas cair pertama. Cairan pada kompas berfungsi sebagai penyeimbang tuas penyangga jarum. Ada cara khusus agar cairan dalam kompas tidak bocor. Bersamaan dengan munculnya kompas cair ini, maka tamatlah riwayat kompas kering di akhir abad sembilan belas.

Para pelaut modern menggunakan kompas yang biasanya ditaruh di ruangan khusus dan dilengkapi tabung silinder, dengan perlengkapan tambahan untuk memperjelas pembacaan kompas. Pada pesawat terbang, kompas dilengkapi alat koreksi, yang berguna untuk mencegah kesalahan pada magnet kompas, jika pesawat tiba-tiba berubah arah. Sebab, alat koreksi itu bernama gyroscope, maka penunjuk arah jenis ini pun disebut kompas gyromagnetic.

Gyroscope juga digunakan pada jenis kompas tanpa magnet, yang dikenal sebagai gyroscompas. Kompas jenis ini biasanya digunakan dalam pelayaran, karena bisa diatur untuk menunjuk arah utara sebenarnya dan bukan arah utara magnet.

Begitulah sobat, berkat jasa-jasa para penemu dan pengembang kompas, kita gak bakalan nyasar lagi deh...

Contoh-Contoh Naskah Pidato

Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang yang memberikan pernyataan tentang suatu hal atau peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato juga merupakan salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia.

Pidato yang baik dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karir yang baik. Contoh pidato yaitu seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara atau event, dan lain sebagainya.

Berikut ini akan saya berikan
contoh-contoh naskah pidato. Semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Pulau Bintan, "The Hidden Treasure"

DARI SD, mungkin kita udah sering mendengar kalau negeri ini punya ribuan pulau indah yang belum terjamah. Saking banyaknya, beberapa pulau kecil diklaim oleh negara lain bahkan dijual bebas di internet. Bikin geram enggak sih? Weits, daripada marah-marah, mendingan kita intip nih salah satu harta karun kepunyaan negeri ini. Yaiyy, please welcome Pulau Bintan!

Pulau Bintan ini terletak di Provinsi Riau dengan luas sekitar 1866 km2 dan beribu kota di Tanjung Pinang. Pulau Bintan ini adalah pulau terbesar di Riau dan terletak enggak jauh dari Singapura dan Pulau Batam. Pulau Bintan terkenal dengan pantai pasir putihnya yang indah sekaligus aman. Maksudnya aman adalah bulu babi dkk., jarang banget ditemukan di sini. Jadi, kamu bisa berjalan-jalan tanpa alas kaki dengan santai. Anyway, waktu jalan-jalan di pantainya, kita terpana dengan bersihnya air laut juga pantainya yang bebas sampah.

Buat sampai ke Pulau Bintan, kita bisa mencoba menaiki pesawat yang hanya terbang sekali menuju Bandara Kijang di Tanjung Pinang. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Pulau Bintan selama dua jam. Hmm, dua jam yang sepi dan (hampir) bebas dari kendaraan bermotor. Jarak rumah yang satu dengan yang lainnya berjauhan, bahkan jalan pun banyak yang belum selesai diaspal. Kalau mau lebih ringkas, kita bisa mencoba jalur lain yaitu menaiki pesawat tujuan Pulau Batam lalu menaiki ferry di terminal Telaga Punggung menuju pulau Bintan. Tetapi, karena pasang laut, perjalanan lewat Batam ini sering tertunda dan yang jelas (dengan ombak membumbung tinggi) bikin jantung deg-degan. Hehehe…

Enggak seperti Bali yang ramai, Pulau Bintan ini terbilang sepi dan terpencil. Pantai hanya diisi oleh wisatawan dan staf hotel yang sibuk membersihkan rumput laut di sana-sini. Asyik banget! Tahukah kamu, Pulau Bintan ini lautnya mempunyai lebih dari seratus ribu spesies laut yang bisa kita tongkrongin dengan diving. Malah katanya, di sini, suka terlihat lumba-lumba yang sedang meloncat ke atas lautan. Yippie! Jalan-jalan bentar menggunakan perahu motor, kita bisa datang ke Pulau Penyengat yang merupakan tanah kelahiran Sultan Malaka. Di sini terdapat masjid berusia 170 tahun dan alquran yang ditulis tangan.

Wah, ngomongin Pulau Bintan emang enggak ada habisnya. Satu aja sih penyesalan saya, kenapa semua barang dan jasa di sini dihargai dengan dolar Singapura. saya enggak habis pikir! Huhu. Well, itu tadi sedikit bocoran mengenai Pulau Bintan, harta karun negeri ini. Siapa tahu suatu hari nanti kamu bisa berlibur di sana, and I’m 100% sure you will have an awesome vacation!

Bahasa Alay Nan Lebay



l4M k3n4l b3l14! T0loN6 d0n6 l1put 5EK0l4h kU.. b4Ny4k 3K5kul k3r3n L00hH, D1tun66u yUph2zz! +628387562XXXX

Belakangan ini, inbox SMS kita dipenuhi tulisan SMS dengan pola seperti di atas., ngetik SMS-nya niat banget, full variasi dan full aplikasi. Mereka dinamakan alay. Menurut situs http://wekickpedia.wikia.com/wiki/Alay, alay merupakan singkatan dari anak layangan. Well, enggak ada yang tahu persis kenapa dibilang anak layangan, tetapi kalau penasaran, kamu boleh cek beibi cek situs yang disebut di atas.

Fenomena alay ini menjadi sedikit menarik karena ternyata si alay ini enggak hanya dibicarakan oleh komunitasnya sendiri, tetapi juga oleh mereka yang ngaku (sedikit) terganggu oleh akibat yang ditimbulkan si alay ini. Uhm, kali ini saya enggak akan ngebahas terlalu dalem apa itu alay, tetapi hanya akan ngebahas tentang bahasa komunikasi yang dipakai oleh komunitas alay ini dalam SMS, atau status di Facebook dan Twitter. Entah karena banyaknya orang yang memakai tulisan alay, dan dampaknya adalah banyak yang merasa terganggu, sampai-sampai muncul grup antialay di Facebook. Enggak itu aja, di situs wekickpedia juga, komunitas alay ini jadi bulan-bulanan.

Remaja dengan segala ide kreatif mereka emang bisa bikin hal biasa jadi luar biasa. Contohnya ya alay ini, mengirim SMS atau update status di Twitter or Fecebook kan, hal lumrah. Tetapi bisa jadi enggak lumrah kalau isi dari pesan singkat or status tersebut seperti ini: cO’Na cMa qMo YaNk Co WaD qHo cYuM…. (dari Twitter-nya ophiabubuFC). Wheew, bacanya butuh waktu lebih semenit. Untuk ngertiin artinya? Coba sendiri berapa lama... Kalau menurut Anggy, dari SMAN 2 Bandung, tulisan seperti ini bikin pusing. "Nggak suka aja. Saya suka pusing kalau terima SMS bahasa alay gitu. Udah lama bacanya, mikir artinya lebih lama lagi. Balesnya juga lama aja," katanya sambil ketawa. Untungnya, teman-teman di sekolah Anggy ini enggak ada yang berkomunikasi dengan gaya tulisan seperti itu. "Kalau temen-temen SMP sih, masih ada yang suka pake bahasa alay," lanjutnya.

Bahasa alay kalau menurut Pak Sahala Saragih, dosen fakultas Jurnalistik Universitas Padjadjaran, itu mah cuma bahasa sandi yang hanya berlaku dalam komunitas mereka. "Tentu saja itu tak mungkin digunakan ke pihak di luar komunitas mereka, misalnya orang tua, guru, dan lain-lain. Penggunaan bahasa sandi itu menjadi masalah bila digunakan dalam komunikasi massa karena lambang-lambang yang mereka pakai tak dipahami oleh segenap khalayak media massa, atau dipakai dalam komunikasi formal secara tertulis," ungkap beliau.

Whoa, kebayang kan, jika bahasa alay ini masuk ke dalam tatanan bahasa akademis. Ngerjain pe er pake bahasa alay, atau ngisi ulangan pake bahasa alay, dengan alasan mau ikut tren dan biar cepet selesai. "Kalau untuk ngisi ulangan atau ngerjain pe er enggak pake bahasa itu (alay). Tapi kalau chatting, update status, atau kirim SMS suka sih pake bahasa alay. Mm, kalau ditanya alesannya kenapa, ya saya juga enggak tau pasti. Udah kebiasaan sih dari SMP, soalnya temen-temen saya kalau kirim SMS kayak gitu semua" kata Nita yang enggak mau nama sekolahnya disebutkan.

Christian Simamora, salah seorang penulis buku yang juga editor penerbit Gagas Media bilang, it’s okay kalau kamu make bahasa alay for fun dan bukan buat kepentingan formal. "Cuma, dengan catatan, kedua belah pihak yang menggunakan bahasa alay sebagai media komunikasi sama-sama memahami cara penggunaan bahasa itu. Kalau tidak, terpaksa harus ada yang mengalah," ungkapnya. Kamu yang sering pake bahasa ini untuk SMS tentu harus tau untuk siapa SMS tersebut kamu kirim. Jika yang dikirim ternyata enggak paham apa isi pesan kamu itu, tentunya kamu seperti bertepuk sebelah tangan. "Haha, udah kebiasaan sih pake bahasa alay. Jadi kadang juga suka nggak merhatiin mau kirim SMS ke siapa, udah kagok ngetik kayak gitu. Yang paling sering protes sih Mama," kata Nita, yang masih duduk di kelas XI ini. Esensi dari komunikasi kan, pesannya tersampaikan. SMS nyampe, belum tentu dengan maksud dari teks yang kamu kirim kan?

So, apakah bahasa alay ini udah termasuk ke dalam kategori bahasa yang mengganggu? Jawabannya, kembali lagi pada penggunaan bahasa tersebut. "Penggunaan bahasa sandi itu menjadi masalah bila itu digunakan dalam komunikasi massa karena lambang-lambang yang mereka pakai tak dipahami oleh segenap khalayak media massa, atau dipakai dalam komunikasi formal secara tertulis. Jadi, biarkan saja kaum muda itu menggunakan bahasa sandi mereka sendiri yang ditujukan kepada para anggota komunitas mereka sendiri saja," ucap Pak Sahala lagi.

Satu hal yang patut ditekankan pada penggunaan bahasa alay ini adalah: gunakan kepada mereka yang juga mengerti dan memakai bahasa tersebut. "Ada beberapa fans dari Bottle Smoker yang kirim message atau komen pake bahasa alay. Wah, itu bikin bingung dan kesannya jadi annoying. Masih saya bales sih, dengan bahasa yang lebih kacau. Sekalian nyindir maksudnya," kata Angkuy, personel Bottle Smoker.

Lucunya, alay yang boleh dibilang sebagai bahasa gaul masa kini, kesan mengganggunya lebih ke persoalan estetika. "Mengganggu mata, well, yeah... Tapi sampai dibilang merusak tata bahasa? Hohoho, saya cuma bisa bilang, J.S. Badudu tak pernah mengajarkan alay di buku tata bahasanya," kata Christian Simamora. Tak hanya J.S. Badudu, dijamin, guru bahasa Indonesia kamu dari zaman SD sampe di perguruan tinggi sekalipun enggak ada yang mengajarkan bahasa alay ini.

Tetapi kalau sampai dibilang sampai mengacaukan tatanan bahasa Indonesia, pengarang buku "Macarin Anjing" ini sedikit enggak setuju. "Kalau segala `alternatif ` bahasa informal sedikit-sedikit dihubungkan dengan kerusakan bahasa Indonesia, berarti sama saja dengan mengingkari fakta bahwa sedikit banyak bahasa Indonesia disusupi banyak serapan dari berbagai bahasa. Bahasa sendiri kan harusnya dilihat sebagai sesuatu yang dinamis, dan asalkan memenuhi syarat bisa dimengerti oleh pemberi informasi dan target informasinya," ujarnya.

Kalau melihat ke belakang sih, di zaman kakak, tante, bahkan ibu kamu pun, mungkin punya bahasa gaul yang hebohnya kayak zaman alay sekarang. "Kalau dulu, di masa kecil saya pernah mengenal sistem kode berbicara dengan mengganti semua huruf vokal dengan satu vokal tertentu saja," ungkap Christian. Lalu ada bahasa selipan –menyelipkan pi atau go di setiap suku kata, misalnya kepimapiripin apikupi dapitaping, kapimupi upidapih pupilaping (kemarin aku datang, kamu udah pulang). Ada lagi bahasa yang dibalik, kayak tikas turep, halas nakam (sakit perut, salah makan). "Tiap generasi atau masa selalu muncul bahasa sandi yang berlaku dalam suatu komunitas kecil atau besar. Bahasa sandi suatu komunitas bisa berumur pendek, tetapi bisa pula berumur panjang," ungkap Pak Sahala.

Bedanya dengan bahasa gaul masa lalu yang disebut di atas, bahasa alay ini banyak yang merhatiin, sampai-sampai ada situs khusus yang ngejelasin tentang alay, bahkan ada pula yang iseng bikin translator bahasa alay! Kalau penasaran, coba kamu cek situs alaygenerator.co.cc. tinggal ketik kalimat yang kamu pengen ubah jadi bahasa alay, voila, kalimat kamu bisa langsung berubah menjadi alay, hehehe…

Terlepas dari ganggu atau enggaknya bahasa alay ini, enggak ada salahnya lho, kita menikmati tiap perubahan atau inovasi bahasa komunikasi yang muncul. Asalkan itu dipakai pada saat yang tepat, media yang tepat, dan yang terpenting, komunikan (orang yang menerima pesan) yang tepat. Bahasa gaul itu datang dan pergi. Bisa dibayangkan dong, kalau kita hanya menikmati bahasa yang EYD terus-terusan tanpa ada kesempatan untuk memakai bahasa yang sedikit slengean. "Bahasa gaul akan datang dan pergi mengikuti perkembangan lifestyle generasi muda. Selagi masih `in`, dicoba saja. Nanti nyesel lho, hehe…" gurau Christian. Yups, bener banget, kalau enggak dicoba sesal datang kemudian. Kayak saya nih, begitu nemu alaygenerator.co.cc., iseng deh, kirim komen ke temen-temen pake bahasa alay. Hoho, tentunya jangan keseringan yes, bisa ngambek nanti temennya. Tetapi kalau kamu emang memakai bahasa ini dengan sesama pemakai juga, feel free, lhoo.. Seperti slogan operator telefon seluler: ke sesama pemakai bisa gratiiiss! j4n64N suN6k4n untUk c0b4 oK5!