
Judul : Rahasia
Judul Asli : The Secret
Penulis : Rhonda Byrne
Alih Bahasa : Susi Purwoko
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : III, Oktober 2007
"Rahasia memberikan segala sesuatu yang anda inginkan, kebahagiaan, kesehatan, dan kekayaan." (Bob Proctor, Filsuf & Pengarang buku You Were Born Rich)
DUNIA ini penuh dengan rahasia kehidupan yang diwariskan secara turun temurun selama berabad-abad melalui tangan-tangan para peneliti, teolog, ilmuwan, maupun para filsuf besar. Jika rahasia itu digali dan dihayati lebih mendalam, dipercaya akan memberikan kesadaran adanya keagungan sejati dalam hidup ini. Rhonda Byrne, sang penulis buku, berbaik hati melacak dan mencari keberadaan rahasia dengan mempelajari sejarah yang ada. Kemudian, merangkumnya, untuk disajikan ke hadapan kita.
Mungkin, Anda bertanya-tanya, sebenarnya apa gerangan yang dimaksud dengan "rahasia" yang disebut-sebut Rhonda Byrne sebagai kekuatan terbesar dalam meraih kesuksesan itu. "Rahasia" adalah sebutan untuk suatu bentuk ajaran, nasihat, atau wejangan baik tertulis maupun tidak tertulis. Ajaran ini didapat dari berbagai belahan dunia, berdasarkan pengalaman dan penelitian ilmuwan, peneliti, teolog, dan filsuf besar dunia.
Tak tanggung-tanggung, ilmuwan dari berbagai profesi seperti dokter, guru seni, ahli metafisika spiritual, penulis, ahli fisika kuantum, ahli filsafat, pebisnis, bahkan mantan anak jalanan pun didaulat untuk turut menyumbangkan pemikirannya. Pemikiran yang merupakan dasar kekuatan menuju sukses.
Intisari yang dapat diambil dari buku ini adalah rahasia kesuksesan orang yang biasanya datang dari tempat tak jauh dari lingkungannya. Alam semesta ini dinilai kaya akan hukum-hukum alami. Jika saja setiap orang sadar akan keberadaan rahasia berupa hukum-hukum alam tersebut dan mampu memanfaatkannya sebaik-baiknya, niscaya kesuksesan ada di depan mata kita.
Rahasia pertama yang dibagi Rhonda adalah adanya hukum tarik-menarik. Hukum ini merespons pikiran kita. Jika kita memikirkan suatu pikiran, hukum tarik-menarik segera mendatangkan lebih banyak pikiran serupa kepada kita. Jadi, apa yang sedang kita pikirkan saat ini menciptakan kehidupan di masa depan. Kehidupan yang baik atau buruk tercipta lewat pikiran-pikiran kita. Pikiran kita adalah benih dan panen yang dipetik akan bergantung pada benih yang ditanam. Hukum tarik-menarik sekadar memantulkan dan memberikan kembali apa yang kita fokuskan dalam pikiran kita, tanpa memperhitungkan adanya kata penolakan.
Perasaan-perasaan kita diibaratkan sebagai suatu mekanisme umpan balik mengenai apakah kita sedang berada di jalur yang benar atau tidak. Singkatnya, pikiran-pikiran kita adalah penyebab utama dari segala sesuatu. Jika kita sedang memikirkan pikiran-pikiran baik, kita akan menerima pantulan komunikasi dari semesta yang mengatakan bahwa keadaan kita saat itu sedang dalam keadaan baik.
Sebaliknya, jika kita memikirkan pikiran-pikiran buruk, kita akan menerima pantulan komunikasi yang mengatakan bahwa keadaan kita saat itu sedang dalam keadaan buruk. Hati-hatilah jika pikiran buruk dibiarkan menguasai perasaan Anda. Pikiran buruk dapat menyebabkan Anda terperosok makin jauh ke dalam kesedihan. Kesedihan akan membawa pergi kesuksesan yang ingin diraih.
Beberapa pemikir besar dari masa lalu mengacu hukum tarik-menarik sebagai hukum cinta. Salah seorang penganut hukum ini adalah Charles Haanel. Ia seorang pebisnis Amerika yg semasa hidupnya (1866-1949) aktif juga menulis buku The Master Key System. Menurut Haanel, tidak ada kekuatan yang lebih besar di semesta ini selain kekuatan cinta. Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang dapat kita pancarkan. Semakin besar cinta yang dirasakan dan dipancarkan, semakin besar kekuatan yang bisa dimanfaatkan.
Satu hal yang perlu dilakukan adalah jangan pernah terjebak dan terpaku dengan kondisi lingkungan yang ada. Apalagi, jika kondisi di sekitar kita itu hanya mendatangkan kerugian dan angin negatif saja. Kesuksesan dapat diatur oleh diri kita sendiri. Hanya keinginan kuat dan pikiran positif yang dapat mengubah segalanya sesuai kemauan kita.
Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena banyak sekali pesan-pesan positif yang terkandung di balik setiap katanya. Hanya saja, sebaiknya luangkan waktu khusus anda untuk membaca buku ini. Membaca buku The Secret butuh konsentrasi tidak sedikit karena gaya bertuturnya yang kurang mengalir, cenderung melompat-lompat. Singkirkan juga sikap fanatik pada satu agama tertentu, karena buku ini dapat saja berguna bagi setiap orang tanpa memerhatikan kondisi suatu agama atau golongannya
Satu hal yang patut disayangkan, agaknya Rhonda hanya "menempelkan" berbagai petikan hasil wawancara atau kutipan kata-kata dari buku-buku yang ia baca. Rhonda rupanya tak mau bersusah payah menyusun kembali kata-kata tersebut menjadi kalimat yang mudah dimengerti pembacanya. Untungnya, kekurangan tersebut cukup terbantu dengan desain dan layout tiap halaman yang menarik dan penuh warna. Bagi Anda yang tak suka membaca, tak usah cemas ketinggalan berita. Anda dapat mencoba menonton versi filmnya yang ditata cukup apik.
Judul Asli : The Secret
Penulis : Rhonda Byrne
Alih Bahasa : Susi Purwoko
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : III, Oktober 2007
0 komentar:
Posting Komentar