
1. Taruh di tempat yang aman
Diary kita lebih berpotensi dilihat orang lain kalau kita menaruh di depan pintu. Makanya, taruh di tempat yang aman atau tersembunyi. Saran saya: taruh di tumpukan CD-CD kita (tau dong CD singkatan dari apa? hehe)
2. Tuliskan 'rules' untuk membaca buku diary kita
Kalau perlu, 'rules' itu ditaruh di halaman paling depan. Karena biasanya orang membaca buku dari depan, bukan dari belakang. Biasanya kalau dari belakang itu kalau tidak Al-Qur'an, ya orang salah baca. Saran saya: harus berwajah manis, umur 17-20, rambut mengkilap, penghasilan cukup (lho? kriteria cari jodoh atau...?)
3. Tuliskan ancaman di halaman depan
Sama seperti 'rules' di atas, ancaman biasanya membuat orang takut untuk membaca lebih lanjut. Misalnya tulisan seperti ini: 'hati-hati, isinya mantra untuk mendatangkan pocongkkkk, tuh dia nongol.' Nah, siapa yang gak takut kalau ancamannya seperti itu??
4. Taruh sesuatu barang yang 'bagus'
Seseorang bisa saja berkreasi. Begitu juga dalam hal penyembunyian diary. Kita bisa menaruh benda yang 'bagus' untuk menghindari terbukanya diary kita. Misalnya: upil, conge', bahkan kalau mau ekstrim, granat sekalian.
5. Berdoa
Berdoa... yaa, berdoa aja. Gak usah pake penjelasan kan? Hehehe...
===
Yah, segitu saja saran dari saya. Semoga bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar