Racoon
atau rakun merupakan hewan khas benua amerika yang lucu dan unik. Hewan ini
termasuk suku beruang dan dikenal sebagai ‘beruang pembasuh’. Sebutan ini
berasal dari kebiasaannya menggosok – gosok makanan hasil tangkapannya di dalam
air menyerupai gerakan mencuci. Meskipun bukan hewan air, rakun biasanya hidup
dekat air. Tapi, rakun pandai memanjat pohon untuk menghindari bahaya. Ukuran
tubuhnya hampir sama dengan kucing, tetapi kakinya lebih panjang dan bulunya
lebih tebal sehingga membuatnya tampak lebih besar. Punggungnya menonjol pada
bagian belakang, ekornya belang – belang dan kepalanya berbentuk segitiga
dengan bulatan hitam pada kedua matanya yang membuatnya tampak seperti
‘bandit’.RACOON
Racoon
atau rakun merupakan hewan khas benua amerika yang lucu dan unik. Hewan ini
termasuk suku beruang dan dikenal sebagai ‘beruang pembasuh’. Sebutan ini
berasal dari kebiasaannya menggosok – gosok makanan hasil tangkapannya di dalam
air menyerupai gerakan mencuci. Meskipun bukan hewan air, rakun biasanya hidup
dekat air. Tapi, rakun pandai memanjat pohon untuk menghindari bahaya. Ukuran
tubuhnya hampir sama dengan kucing, tetapi kakinya lebih panjang dan bulunya
lebih tebal sehingga membuatnya tampak lebih besar. Punggungnya menonjol pada
bagian belakang, ekornya belang – belang dan kepalanya berbentuk segitiga
dengan bulatan hitam pada kedua matanya yang membuatnya tampak seperti
‘bandit’.Semut Menggarap Tanah
seorang ilmuan di suatu hutan telah menemukan tanah yang ditumbuhi padi pendek. Luas tanah, panjang lima kaki denga lebar tiga kaki. Tinggi padi tersebut sekitar 60 cm. Tanah disekitar tampak habis disiangi, rumput-rumput tercabut dengan akar-akarnya. Dan yang aneh, tak sebatang pohon lain pun tumbuh disekitar padi tersebut. Ternyata ada serombongan semut yang merawat tanah tersebut. Sebagian bertugas menyiangi tanah, dan yang lain menhilangkan rumput yang membahayakan. Bila tiba musim panen maka beramailah mereka memanen padi tersebut dengan penuh gotong royong. Kemudian hasil panen tadi dibawa ke gudang untuk persediaan makanan mereka.
BINTANG

Mengapa bintang berkelap – kelip dan
pancaran cahayanya berbeda ? sebelum sampai ke mata kita, cahaya bintang
mengalami banyak gangguan. Misalnya, serapan cahaya oleh gas dan debu antar
bintang dan turbulensi atmosfer bumi. Lagipula jarak yang amat jauh menyebabkan
bintang terlihat seperti titik, itulah sebabnya bintang terlihat berkelip –
kelip. Warna cahaya bintang tampak berbeda – beda karena suhu permukaannya.
Semakin tinggi suhu permukaannya, semakin biru warnanya (20.000 – 25.000⁰C). bintang – bintang dingin
berwarna merah (2.000 – 3.500⁰C). Matahari merupakan bintang yang suhunya sedang, kira – kira
6.000⁰C.
Langganan:
Komentar (Atom)
