Donal Bebek, Si Bebek Perang

SIAPA yang enggak kenal dengan Walt Disney? Pencipta tokoh kartun ini telah banyak menciptakan tokoh kartun khayalan yang menjadi sahabat anak-anak. saya yakin, pasti kamu di rumah juga punya satu tokoh Disney favorit kan? Entah itu Mickey Mouse, Donald Duck, Goofy, atau sederet tokoh lainnya yang lucu-lucu dan menggemaskan. Tapi, di antara banyaknya tokohnya Disney, saya paling senang sama Donald Duck alias Donal Bebek. Si bebek bodoh nan lucu ini emang punya karakter yang kadang menyebalkan, apalagi pada scene yang hanya menampilkan Donal dengan dua tupai nakal Kiki dan Koko. Kalau di komik, ditambah dengan si Untung, Paman Gober, Mimi Hitam, dan trio Kwak Kwik Kwek, dijamin, udah bisa bikin pembaca ngakak.

Tapi, siapa yang nyangka kalau si Bebek pemarah ini ternyata aktif di ketentaraan? Penasaran? Simak tulisan berikut ya! Donal yang selalu memakai baju pelaut biru tanpa celana ini lahir 13 Maret, meski kemunculan pertamanya adalah film kartun berjudul "The Wise Little Hen" 9 Juni 1934. The Wise Little Hen mengisahkan tentang seekor induk ayam betina dengan anak-anak ayamnya yang meminta bantuan kepada Peter Pig dan Donal Bebek untuk memanen hasil kebun jagungnya. Tapi mereka selalu beralasan dengan berpura-pura sakit perut. Ketika jagung sudah dipanen, induk ayam tidak membuat kue jagung. Ia tidak memberi Donal dan Peter kue tersebut, malah memberi obat sakit perut. Tadinya pihak Disney berniat menjadikan Peter Pig sebagai bintang, namun yang menjadi bintang pada film itu adalah Donal Bebek.

Suara cempereng yang khas Donal Bebek ini keluar dari mulut Mr. Clarence Nash. Sayangnya, Mr. Nash ini mengisi suara Donal hanya sampai 1985. Berikutnya, Donal disuarakan Tony Anselmo yang sebelumnya sudah dilatih oleh Mr. Nash. Karakter Donal Bebek semakin terkenal saat sutradara The Wise Little Hen kembali memunculkan Donal dalam film The Orphan`s Benefit, 11 Agustus 1934 bersama Mickey Mouse. Pada kartun 1935 yang berjudul Konser Band, Donal berkali-kali mengganggu Orkestra Mickey yang membawakan lagu "The William Tell Overture" dengan memainkan lagu "Turkey in the Straw". Dalam film inilah Donal benar-benar menjadi bintang.

Tahun 1936, Donal mulai membintangi kartunnya sendiri 9 Januari 1937 berjudul Don Donald. Cerita ini juga memperkenalkan pacar Donal, Desi Bebek (di dalam film ini disebut Donna Bebek. Keponakan Donal, Kwik, Kwek dan Kwak, muncul pada tanggal 15 April 1938 dalam film Donald`s Nephews, yang disutradai Jack King (namun mereka sudah diperkenalkan oleh Al Taliaferro lebih dahulu melalui komik strip).

Pada Perang Dunia II, Donal pun dipakai sebagai propaganda dalam bentuk film kartun. Enggak hanya itu, film yang bercerita tentang mimpi buruk Donal bersama Hitler ini berhasil memenangkan piala Oscar untuk kategori Film Animasi Pendek 1943. Sayang, sekarang film tersebut dilarang untuk beredar. Meski terkenal pemarah, Donal berkali-kali muncul dalam film kartun perang, padahal dirinya tidak bertubuh tinggi dan enggak bisa membedakan warna biru dan hijau alias buta warna. Bahkan, Donal muncul sebagai maskot di Skuadron Petarung ke-309 Army Air Corps dan United States Coast Guard Auxiliary yang menunjukkan Donal sebagai bajak laut yang siap untuk mempertahankan pantai Amerika Serikat dari para penyerang. Donal juga muncul sebagai maskot dari Skuadron Petarung ke-415, Skuadron Petarung ke-438, Skuadron Pembombardmen ke-479, Pembombardmen ke-531.

Saking seringnya muncul dalam film perang, saat perayaan ultahnya yang ke-50, US Army mengangkat Donal menjadi sersan karena filmnya selama Perang Dunia II. Upacara untuk Donal sama dengan upacara pengangkatan militer lainnya, dengan Donal mengenakan seragam militer dan menerima sertifikat serta lencana sersan, setelah itu ia memeluk Desi Bebek dalam kegembiraan.

Segitu dulu ya, kalau masih penasaran, saya bakal lanjutin di Ensiklopedia episode berikutnya!

Action Figures dan Figurines, Dari Mainan Sampe Memorabilia

Rasanya kalo kamu suka mainan, setidaknya kamu pernah mencoba untuk mengkoleksi mainan `orang-orangan`. Entah itu replika kura-kura ninja (Teenage Mutant Ninja Turtles), karakter Dragon Ball, atau yang lainnya, mengoleksi mainan yang macam begini emang bisa jadi sesuatu yang menyenangkan.

Action Figures atawa Figurines, itu dia nama yang biasanya disematkan pada mainan yang sering kita kenal dengan istilah orang-orangan. Figurines adalah semacam boneka atau patung kecil yang menyerupai manusia, hewan, atau karakter fantasi apapun yang biasanya kita temui dalam film, komik, dan juga serial kartun. Sedikit berbeda dengan figurines, kalo action figures adalah mainan yang sedikit lebih advanced. Kalo Figurines itu biasanya sifatnya "statis" di mana si mainan enggak bisa diapa-apain, kalo mainan action figures, bisa kita gerakin sehingga membentuk satu gerakan atau gaya-gaya tertentu.

Action figures dan figurines yang sekarang banyak dijual bebas, biasanya terbuat dari bahan resin yang dibentuk dengan proses manufaktur tertentu. Ada juga beberapa action figures yang terbuat dari bahan keramik atau bahan yang lainnya.

Kebanyakan action figures yang dijual, merupakan mainan yang meniru karakter-karakter dari serial kartun dan juga komik. Ada juga yang merupakan tiruan dari karakter film live-action seperti karakter-karakter dari film "The Matrix". Namun enggak sedikit juga yang merupakan tiruan replika dari manusia beneran. Yang ada di foto misalnya, adalah figurines dari pesebak bola asal Wales yang bermain di Manchester United, Ryan Giggs. Buat para penggemarnya, tentunya selain ngumpulin jersey, poster, ataupun merchandise Ryan Giggs yang lainnya, action figures juga bisa menjadi alternatif collectible items yang seru.

Enggak berhenti sampe pemain bola dan atlet lainnya. Musisi pun ada yang mendagangkan figurines sebagai memorabilianya. Figurines yang tiruan dari para personel "KISS", band heavy-metal asal Amrik, misalnya. Figurines yang merupakan tiruan dari kelompoknya Gene Simmons dkk. ini, merupakan salah satu koleksi figurines yang laku karena keunikan wardrobe dan makeup para personelnya.

Kenapa sih kolektornya pada demen ngumpulin action figures? saya sempet ngobrol-ngobrol sama Rendy Fajar aka "Bez", drummer dari "Olive Tree", band indie pop asal Bandung. Kalo kata Bez, koleksi action figures-nya enggak harus diambil dari komik atau kartun yang ditontonnya. "Asal bentukna keren, urang pasti meuli," ujar Bez. Koleksinya Bez udah banyak banget, udah sampe ratusan! Ssssstt... buat nebus satu figurines dan action fgures yang jadi koleksinya, Bez rela ngerogoh koceknya sampe ngeluarin uang sebanyak 300 sampai 800.000 rupiah hanya untuk satu mainan. "Yah, namanya juga hobi, kalo udah hobi uang enggak dipikirin lagi," katanya. Koleksinya Bez sendiri emang variatif banget, mulai dari karakter game Final Fantasy, koleksi karya Kinu Nishimura, ilustrator Capcom (perusahaan game asal Jepang), sampe action figures dari film trilogi Lords of The Rings.

Para kolektor action figures, biasanya terkadang juga melakukan trading alias pertukaran dengan sesamanya. Bez sendiripun kadang malahan melakukan trading secara online, via internet. Untuk menambah koleksinya yang udah makin banyak pun, Bez lebih sering melakukan pembelian secara online, ketimbang beli di toko-toko merchandise atau mainan. "Di internet pilihannya lebih banyak, dan kalo mau beli sekarang udah enggak ribet," tambahnya.

Gimana? Mau ikutan jadi kolektor?

Menunggu Pagi

Apa yang terjadi dengan hatiku
Kumasih disini menunggu pagi
Seakan letih tak menggangguku
Kumasih terjaga menunggu pagi

Na..na..na..na..na..
Na..na..na..na..na..
Na..na..na..na..na..
Na..na..na..na..na..

Malam begini, malam tetap bengini
Entah mengapa, pagi enggan kembali

Cobalah Mengerti

Aku tak kan
Pernah berhenti
Akan terus memahami
Masih terus berfikir
Bila harus memaksa
Atau berdarah untukmu
Apapun itu asalkan
Mencoba menerima

Dan kamu hanya
Perlu terima
Dan tak harus memahami
Dan tak harus berfikir
Hanya perlu mengerti
Aku bernafas untukmu
Jadi tetaplah di sini
Dan mulai menerimaku

Chorus:
Cobalah mengerti
Semua ini mencari arti
Selamanya takkan berhenti
Inginkan rasakan
Rindu ini menjadi satu
Biar waktu memisahkan

Membebaniku

Tertidur lagi....
Masih menangis dalam sela waktu
Dan tanganku ini
Masih memegang erat kepalaku
Aaa... uuuh...
Kepalaku... u... u... u...

Semua yang membebaniku
Sungguh.. membebaniku..
Sungguh.. membebaniku..
Sungguh.. membebaniku..

Lemah tetap menari
Langkahku...
Mencoba tetap berdiri, menangis...
Masih tetap mencari jalanku
Memahami beban itu


Dibelakangku

Kau peluk aku sebelum membunuhku
Tersenyum melihatku merenung melihatmu
Kau menungguku menunggu ku terjatuh
Setiap langkah tertuju setia dalam menunggu

Aku menunggumu menunggumu menunggumu mati
Didepanku didepanku didepanku

Kau peluk aku sebelum membunuhku
Tersenyum melihatku merenung melihatmu

Aku menunggumu menunggumu menunggumu mati
Didepanku didepanku didepanku

Apa yang kau lakukan dibelakangku
Mengapa tak kau tunjukkan dihadapanku
Apa yang kau lakukan dibelakangku
Dibelakangku dibelakangku dibelakangku....
Dibelakangku

Aku menunggumu menunggumu menunggumu mati
Didepanku didepanku didepanku


Langit Tak Mendengar

Jadi hidup telah memilih
Menurunkan aku ke bumi
Hari berganti dan berganti
Aku diam tak memahami

Mengapa hidup begitu sepi
Apakah hidup seperti ini
Mengapa ku slalu sendiri
Apakah hidupku tak berarti

ReFF :
Coba bertanya pada manusia
Tak ada jawabnya
Aku bertanya pada langit tua
Langit tak mendengar


Sally Sendiri

Biar Sally mencariku
Biarkan dia terbang jauh
Dalam hatinya hanya satu
Jauh hatinya hanya ku

Katakan ku takkan datang
Pastikan ku takkan kembali
Lalu biarkan dia menangis
Lalu biarkan dia pergi

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

Biar Sally mencariku
Biarkan dia terbang jauh
Dalam hatinya hanya satu
Jauh hatinya hanya ku

Katakan ku takkan datang
Pastikan ku takkan kembali
Lalu biarkan dia menangis
Lalu biarkan dia pergi

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

Sally kau selalu sendiri
Sampai kapanpun sendiri
Hingga kau lelah menanti
Hingga kau lelah menangis

Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi

Pagi biar ku sendiri
Jangan kau mendekat
Wahai matahari

Dingin hati yang bersedih
Tak begitu tenang
Mulai terabaikan

Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
Begitu terang untuk cinta yang mati

Ah... ku coba bertahan dan tak bisa
Mencoba melawan Ku lepas

Biar langit kelabuku
Tak begitu luas
Seperti memudar

Kini tak terulang lagi
Di hari yang cerah
Dia telah pergi
Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi


Jauh Mimpiku

Pernah ku simpan jauh rasa ini
Berdua jalani certa

Kau ciptakan mimpiku
Jujurku hanya sesalkan diriku

Kau tinggalkan mimpiku
Namun ku hanya sesalkan diriku

Ku harus melepaskanmu
Melupakan senyummu

Semua tentangmu tentangku
Hanya harap
Jauh ku jauh mimpiku, dengan inginku